Jeremy-Teti
Jeremy Teti. (foto: instagram/tetijeremy)

JAKARTA, rumpi.net – Jeremy Teti mengalami sakit pada pembuluh darah di jantungnya sejak setahun yang lalu. Bahkan, dirinya sempat menjalani pemasangan ring di jantungnya.

Baru-baru ini gejala tersebut kembali kambuh. Tepatnya saat Jeremy Teti usai bermain tenis dengan teman-temannya. Sehingga, hal itu membuat dirinya memutuskan harus meninggalkan olahraga yang digemarinya tersebut.

“Sejak dua minggu lalu akhirnya gantung raket tenis saja. Semua teman-teman di grup tenis, semua maki-maki dan marah semua. Mereka mau patahin dan bakar raket tenis saya,” kata Jeremy Teti, saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Senin, 2 September 2017.

Menurut Jeremy Teti, hal itu dilakukan teman-temannya karena mereka merasa geram terhadap dirinya yang dianggap ngeyel dan nekad bermain tenis.

Pasalnya, dokter juga telah menganjurkan untuk tidak melakukan aktivitas yang terlalu memberatkan kerja jantungnya.

“Tidak direkomendasikan (main tenis). Cuma saya berpikir, ‘ah masih satu ring ini, aman-aman saja’. Tapi ternyata tidak ada jaminan,” ujar mantan pembaca berita itu.

Jeremy Teti pun lantas mengingatkan masyarakat yang menderita penyakit serupa dengannya untuk tidak melakukan aktivitas olahraga yang terlalu berat.

“Sebaiknya orang kalau ada gangguan di jantung ataupun di bagian dalam tubuh, sebaiknya menghindari olahraga berbentuk permainan. Seperti tenis, basket, sepak bola, karena itu rentan dan memacu jantung. Mulai dari situ stop deh,” ujar Jeremy Teti. (lip)

BAGIKAN